Label

My Literature (32) My campus job(UG) (36) my Vacation! (6)
Tampilkan postingan dengan label My campus job(UG). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My campus job(UG). Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2016

Softskill 3 "Penerjemahan B.Inggris"

Penerjemahan B.Inggris Berbantuan Komputer 3


SOURCE LANGUAGE
MT (MACHINE TRANSLATION)
Google Tranlate
TARGET LANGUAGE
MANAGEMENT FUNCTIONS

FUNGSI MANAGEMENT
FUNGSI PENGELOLAAN
Management plays a vital role in any business or organized activity. Management is composed of a team of managers who have charge of the organization at all level. Their duties include making sure company objectives are met and seeing that the business operates efficiently. Regardless of the specific job, most managers perform four basic functions. These management functions are planning, organizing, directing, and controlling.

Manajemen memainkan peran penting dalam setiap usaha atau kegiatan yang diselenggarakan. Manajemen terdiri dari tim manajer yang memiliki muatan organisasi di semua level. Tugas mereka termasuk memastikan tujuan perusahaan terpenuhi dan melihat bahwa bisnis beroperasi secara efisien. Terlepas dari pekerjaan tertentu, sebagian besar manajer melakukan empat fungsi dasar. Fungsi manajemen tersebut berencana, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.
Pengelolaan memainkan peranan penting dalam setiap aktivitas bisnis atau organisasi apapun. Pengelolaan terdiri dari tim manajer yang memiliki muatan di semua level dalam organisasinya. Tugas mereka termasuk memastikan tujuan perusahaan terpenuhi dan memperhatikan bahwa bisnis berjalan secara efisien. Terlepas dari pekerjaan tertentu, sebagian besar dari para manajer menunjukkan empat fungsi dasar.  Yaitu, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

Planning involves determining overall company objectives and deciding how these goals can best be achieved. Managers evaluate alternative plans before choosing a specific course of action and then check to see that the chosen plan fits into the objectives establised at higher organizational levels. Planning is listed as the first management function because the others depend on it. However, even as managers move on to perform the other managerial functions, planning continues as goals and alternatives are further evaluated and revised.

Perencanaan melibatkan menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan memutuskan bagaimana tujuan-tujuan ini dapat dicapai. Manajer mengevaluasi rencana alternatif sebelum memilih aksi tertentu dan kemudian memeriksa untuk melihat bahwa rencana yang dipilih cocok menjadi tujuan didirikan di tingkat organisasi yang lebih tinggi. Perencanaan terdaftar sebagai fungsi manajemen pertama karena yang lain tergantung padanya. Namun, bahkan sebagai manajer bergerak untuk melakukan fungsi manajerial lainnya, perencanaan terus sebagai tujuan dan alternatif selanjutnya dievaluasi dan direvisi.
Perencanaan melibatkan penentuan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan memutuskan bagaimana tujuan-tujuan itu dapat tercapai. Manajer mengevaluasi rencana alternative sebelum memilih aksi tertentu dan kemudian memeriksa untuk melihat bahwa rencana yang dipilih cocok menjadi tujuan didirikannya tingkat organisasi yang lebih tinggi. Perencanaan terdaftar sebagai fungsi pengelolaan pertama karena yang lain bergantung padanya. Namun, bahkan sebagai manajer, mereka terus maju untuk melakukan fungsi manajerial lainnya, perencanaan berlanjut sebagai tujuan dan alternative akan terus dievaluasi dan direvisi.

Organizing, the second management function, is the process of putting the plan into action. This involves allocating resources, especially human resources, so that the overall objectives can be attained. In this phase managers decide on the positions to be created and determine the associated duties and responsibilities. Staffing, choosing the right person for the right job, may also be included as part of the organizing function.

Pengorganisasian, fungsi pengelolaan kedua, adalah proses menempatkan rencana ke dalam tindakan. Ini melibatkan mengalokasikan sumber daya, terutama sumber daya manusia, sehingga tujuan keseluruhan dapat dicapai. Dalam fase ini manajer memutuskan posisi yang akan dibuat dan menentukan tugas dan tanggung jawab terkait. Staffing, memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat, juga dapat dimasukkan sebagai bagian dari fungsi pengorganisasian.
Pengorganisasian, fungsi pengelolaan yang kedua, adalah proses menempatkan rencana ke dalam tindakan. Hal ini melibatkan pengalokasian sumber daya manusia, sehingga tujuan keseluruhannya dapat dicapai. Dalam tahap ini, manajer memutuskan posisi yang akan dibuat dan menentukan tugas serta tanggung jawab yang terkait. Penetapan staf, memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat, juga dapat dimasukkan sebagai baigian dari fungsi pengorganisasian.

Third is the day-to-day direction and supervision of employees. In directing, managers guide, teach, and motivate workers so that they reach their potential abilities and at the same time achieve the company goals that were established in the planning process. Effective direction, or supervision, by managers requires ongoing communication with employees.

Ketiga adalah arah sehari-hari dan pengawasan karyawan. Dalam mengarahkan, manajer panduan, mengajar, dan memotivasi pekerja agar mereka mencapai potensi mereka dan pada saat yang sama mencapai tujuan perusahaan yang didirikan dalam proses perencanaan. arah yang efektif, atau pengawasan, oleh manajer membutuhkan komunikasi yang berkelanjutan dengan karyawan.
Ketiga adalah arah dari hari kehari dan pengawasan terhadap karyawan. Dalam mengarahkan, manajer Pedoman, mengajar, dan memotivasi pekerja agar mereka mencapai potensi mereka dan pada saat yang sama mencapai tujuan perusahaan yang didirikan dalam proses perencanaan. arah yang efektif, atau pengawasan, oleh manajer diperlukan komunikasi yang berkelanjutan dengan karyawan.

In the last management function, controlling, managers evaluate how well company objectives are being met. In order to complete this evaluation, managers must look at the objectives established in the planning phase and at how well the tasks assigned in the directing phase are being completed. If major problems exist and goals are not being achieved, then changes need to be made in the company’s organizational or managerial structure. In making changes, managers might have to go back and replan, reorganiza, and redirect.

Dalam fungsi manajemen lalu, mengendalikan, manajer mengevaluasi bagaimana tujuan perusahaan yang sedang dipenuhi. Dalam rangka untuk menyelesaikan evaluasi ini, manajer harus melihat tujuan yang ditetapkan dalam tahap perencanaan dan pada seberapa baik tugas yang diberikan pada fase mengarahkan sedang diselesaikan. Jika masalah utama ada dan tujuan tidak tercapai, maka perubahan harus dibuat dalam struktur organisasi atau manajerial perusahaan. Dalam membuat perubahan, manajer mungkin harus kembali dan replan, reorganiza, dan mengarahkan.
Dalam fungsi pengelolaan yang terakhir, Pengendalian, manajer mengevaluasi bagaimana tujuan perusahaan yang sudah terpenuhi. Dalam rangka untuk menyelesaikan evaluasi ini, manajer harus melihat tujuan yang ditetapkan dalma tahap perencanaan dan pada seberapa baik tugas yang diberikan pada pada tahap pengarahan yang telah diselesaikan. Jika masalah utama itu ada dan tujuannya tidak tercapai, maka perubahan harus dibuat dalam struktur organisasi atau manajerial perusahaan. Dalam membuat perubahan, manajer mungkin harus kembali dan membuat rencana ulang, membuat pengorganisasian ulang, dan membuat arahan ulang.

In order to adequately and efficiently perform these management functions, managers need interpersonal, organizational, and technical skills. Although all four functions and managerial duties, and importance of each may vary depending on the situation. Effective managers meet the objectives of the company through a successful combination of planning, organizing, directing, and controlling.

Dalam rangka untuk secara memadai dan efisien melakukan fungsi-fungsi manajemen tersebut, manajer perlu keterampilan interpersonal, organisasi, dan teknis. Meskipun keempat fungsi dan tugas manajerial, dan pentingnya setiap dapat bervariasi tergantung pada situasi. Manajer yang efektif memenuhi tujuan perusahaan melalui kombinasi sukses dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.
Dalam rangka untuk secara memadai dan secara efisien dalam melakukan fungsi-fungsi manajemen tersebut, manajer perlu keterampilan interpersonal, keorganisasian, maupun teknis. Manajer yang secara efektif memenuhi tujuan perusahaan melalui kombinasi yang sukses dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

Senin, 25 April 2016

Softskill 2 'Penerjemahan Bhs. Inggris'

Penerjemahan Bhs. Inggris Berbantuan Komputer 2


SOURCE LANGUAGE
MT (MACHINE TRANSLATION)
Google Tranlate
TARGET LANGUAGE
MOBILE COMMUNICATION
Komunikasi Bergerak
Komunikasi Selular
Introduction to mobile communication
Pengantar komunikasi bergerak
Pengantar komunikasi selular
Since its introduction in the late 1970s and early 1980s, mobile telephony has undergone an enormous expansion. As the size and weight of the mobile phone itself has shrunk, the networks have become more powerful, the market has grown and the cost of equipment and airtime has declined sharply. At the same time, the services available – such as voice banks, call forwarding and data transmission – have also increased the attractiveness of the product, especially for the business user. Much of the development has been due to the intense competition in the mobile market, which is less regulated than the fixed telephone market.
Sejak diperkenalkan pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, telepon seluler telah mengalami perluasan besar. Sebagai ukuran dan berat dari ponsel itu sendiri telah menyusut, jaringan telah menjadi lebih kuat, pasar telah tumbuh dan biaya peralatan dan airtime telah menurun tajam. Pada saat yang sama, layanan yang tersedia - seperti bank suara, call forwarding dan transmisi data - juga telah meningkatkan daya tarik produk, terutama untuk pengguna bisnis. Banyak pembangunan telah karena persaingan yang ketat di pasar ponsel, yang kurang diatur dari pasar telepon tetap.
Sejak diperkenalkan pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, telepon genggam telah mengalami perluasan besar. Sebagaimana ukuran dan berat dari ponsel itu sendiri telah menyusut, jaringan telah menjadi lebih kuat, pasaran telah berkembang dan biaya peralatan dan biaya airtime telah menurun tajam. Pada saat yang sama, layanan yang tersedia - seperti bank suara, penerusan panggilan dan transmisi data - juga telah meningkatkan daya tarik produk, terutama untuk pengguna bisnis. Banyak pembangunan yang telah berdiri disebabkan oleh persaingan yang ketat di pasar ponsel, salah satunya menjadi kurang teratur dibandingkan pasar telepon yang dapat diatur.
The two main types of technology in use are analogue and digital. The first systems to be introduced were analogue; these are still the most used, and they offer the widest coverage within most countries. Digital systems are a more recent introduction, and they are becoming increasingly common throughout the world. They have several advantages over analogue, notably their capacity, reliability and security. They also offer extra services, especially for business costumers. In addition, although some analogue systems allow the user to “roam” within a certain number of countries, digital systems give greater flexibility, which could soon include world-wide roaming.
Dua jenis utama dari teknologi yang digunakan adalah analog dan digital. Sistem pertama yang diperkenalkan adalah analog; ini masih yang paling sering digunakan, dan mereka menawarkan cakupan terluas dalam sebagian besar negara. sistem digital adalah pengenalan yang lebih baru, dan mereka menjadi semakin umum di seluruh dunia. Mereka memiliki beberapa keunggulan dibandingkan analog, terutama kapasitas mereka, kehandalan dan keamanan. Mereka juga menawarkan layanan tambahan, terutama untuk pelanggan bisnis. Selain itu, meskipun beberapa sistem analog memungkinkan pengguna untuk "berkeliaran" di dalam sejumlah negara, sistem digital memberikan fleksibilitas yang lebih besar, yang bisa segera meliputi jelajah seluruh dunia.
Dua jenis utama dari teknologi yang digunakan adalah analog dan digital. Sistem pertama yang diperkenalkan adalah analog; ini masih yang paling sering digunakan, dan mereka menawarkan cakupan terluas dalam sebagian besar negara. sistem digital adalah pengenalan yang lebih baru, dan mereka menjadi semakin umum di seluruh dunia. Mereka memiliki beberapa keunggulan dibandingkan analog, terutama kapasitas mereka, kehandalan dan keamanan. Mereka juga menawarkan layanan tambahan, terutama untuk pelanggan bisnis. Selain itu, meskipun beberapa sistem analog memungkinkan pengguna untuk "menjelajah" di dalam sejumlah negara, sistem digital memberikan fleksibilitas yang lebih besar, yang dapat segera menjelajah yaitu meliputi seluruh dunia.
GSM-Global System for Mobile communication- is the pan-European digital standard which is rapidly spreading throughout Europe and is also establishing itself as the standard in other parts of the world. The main threat to GSM comes from CDMA, a code-division multiple access technology which uses frequencies more economically than time-division systems (TDMA) used by GSM. The advantages of CDMA, a rapidly developing technology, may give it a competitive edge over GSM, especially in markets like the USA where the airwaves are already crowded. The general prediction is that digital systems, of whichever technology, will gradually take over from analogue systems, especially in the more developed markets. However, recent trends suggest that in established markets the transfer is happening more slowly than was forecast. If one system is widely adopted, the regular traveller can have just one mobile phone which she or he uses whilst on the move in a number of countries.
Sistem GSM Global for Mobile komunikasi-adalah standar digital pan-Eropa yang cepat menyebar di seluruh Eropa dan juga menetapkan diri sebagai standar di bagian lain dunia. Ancaman utama untuk GSM berasal dari CDMA, kode-divisi teknologi akses beberapa yang menggunakan frekuensi lebih ekonomis daripada sistem time-division (TDMA) yang digunakan oleh GSM. Keuntungan dari CDMA, teknologi berkembang pesat, mungkin memberikan keunggulan kompetitif atas GSM, terutama di pasar seperti Amerika Serikat di mana gelombang udara sudah penuh sesak. Prediksi umum adalah bahwa sistem digital, teknologi mana, secara bertahap akan mengambil alih dari sistem analog, terutama di pasar yang lebih maju. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa di pasar yang didirikan transfer yang terjadi lebih lambat dari yang diperkirakan. Jika salah satu sistem diadopsi secara luas, traveler teratur dapat memiliki hanya satu ponsel yang dia atau dia menggunakan sementara di bergerak di sejumlah negara.
GSM-Global System for Mobile Communication-adalah standar digital uni-Eropa yang cepat menyebar di seluruh Eropa dan juga memantapkan dirinya sebagai standar di bagian lain dunia. Ancaman utama untuk GSM berasal dari CDMA, beberapa kode-divisi akses teknologi yang menggunakan frekuensi lebih ekonomis daripada sistem time-division (TDMA) yang digunakan oleh GSM. Keuntungan dari CDMA, teknologi yang berkembang pesat, mungkin memberikan keunggulan kompetitif atas GSM, terutama di pasar seperti Amerika Serikat di mana gelombang udara sudah penuh sesak. Prediksi umum adalah bahwa sistem digital, teknologi mana pun, secara bertahap akan mengambil alih dari sistem analog, terutama di pasar yang lebih maju. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa di pasar yang didirikan pemindahan yang sedang terjadi lebih lambat dari yang diperkirakan. Jika salah satu sistem diadopsi secara luas, para pelancong secara teratur hanya dapat memiliki satu ponsel yang dia gunakan sementara dia bergerak di sejumlah negara.

Senin, 04 April 2016

Softskill 1 'Penerjemahan Bhs. Inggris'


Penerjemahan Bhs. Inggris Berbantuan Komputer 1


SOURCE LANGUAGE
MT (MACHINE TRANSLATION)
Google Tranlate
TARGET LANGUAGE
Childhood Depression
Depresi Anak
Depresi Masa Kanak-Kanak
“Nobody likes me” is a common in middle childhood, when children tend to be popularity-conscious. But when these words were addressed had accused him of stealing from the teacher’s purse, it was a danger signal. The boy vowed that he would never return to school- and he never did. Two days later, he hanged himself by a belt from the top rail of his bunk bed.
"Tidak ada yang suka padaku" adalah umum di masa kecil menengah, ketika anak-anak cenderung popularitas sadar. Tapi ketika kata-kata ini ditujukan telah menuduhnya mencuri dari dompet guru, itu adalah sinyal bahaya. Anak itu bersumpah bahwa ia tidak akan pernah kembali ke sekolah- dan dia tidak pernah melakukannya. Dua hari kemudian, ia gantung diri oleh sabuk dari rel atas tempat tidurnya.
“Tidak ada yang menyukaiku” kata-kata ini sudah umum di tengah masa kanak-kanak, ketika secara sadar mereka berpura-pura menjadi populer. Tapi ketika kata-kata ini berujuan untuk menuduhnya telah mencuri dompet milik seorang guru, ini adalah tanda yang berbahaya. Anak itu bersumpah bahwa dia tidak akan pernah kembali ke sekolah dan tidak akan pernah melakukannya. Dua hari kemudian, dia gantung diri menggunakan sabuk dari atas pagar kayu tempat tidurnya.
Fortunately, depressed children rarely go to such length, though suicide among young people is on the increase. How can we tell the difference between a harmless period of the “blues” (which we all experience at time) and a major affective disorder-that is a disorder of mood? The basic symptoms of an affective disorder are similar from childhood through adulthood, but some features are age-spesific (DSM III-R, 1987).
Untungnya, anak-anak tertekan jarang pergi ke panjang tersebut, meskipun bunuh diri di kalangan anak muda ini terus meningkat. Bagaimana kita bisa membedakan antara periode berbahaya dari "blues" (yang kita semua pengalaman pada waktu) dan afektif utama gangguan-yang merupakan gangguan mood? Gejala-gejala dasar dari sebuah gangguan afektif yang sama dari masa kanak-kanak sampai dewasa, namun beberapa fitur yang spesifik umur (DSM III-R, 1987).
Untungnya, depresi anak-anak jarang sekali bertambah, meskipun bunuh diri di kalangan anak muda masih terus meningkat. Bagaimana kita bisa membedakan antara periode yang berbahaya dari “kesedihan” (dimana kita semua pernah mengalaminya saat itu) dan pengaruh gangguan utama yang merupakan gangguan suasana hati? Gejala-gejala  dari sebuah pengaruh gangguan yang sama sejak masa kanak-kanak sampai dewasa, namun beberapa ciri umur lebih spesifik (DSM III-R, 187).
Friendlessness is only one sign of childhood depression. This disorder is also characterized by inability to have fun or to concentrate, and by an absence of normal emotional reactions. Depressed children are frequently tired, extremely active, or inactive. They walk very little, cry a great deal, have trouble concentrating, sleep too much or too little, lose their appetite, start doing poorly in school, look unhappy, complain of physical aliments, feel overwhelmingly guilty, suffer severe separation anxiety (which may take the form of school phobia), or think often about death or suicide. Any four of five these symptoms may support a diagnosis of depression, especially when they represent a marked change from the child’s usual pattern. Parents do not always recognize “minor” problems like sleep disturbances, loss of appetite, and irritability as signs of depression, but children themselves are able to decribe how they feel.
Friendlessness hanya satu tanda depresi anak. Gangguan ini juga ditandai dengan ketidakmampuan untuk bersenang-senang atau untuk berkonsentrasi, dan dengan tidak adanya reaksi emosional yang normal. anak yang mengalami depresi sering lelah, sangat aktif, atau tidak aktif. Mereka berjalan sangat sedikit, menangis banyak, sulit berkonsentrasi, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, kehilangan nafsu makan, mulai melakukan buruk di sekolah, terlihat bahagia, mengeluhkan penyakit fisik, merasa sangat bersalah, menderita kecemasan pemisahan parah (yang mungkin mengambil bentuk fobia sekolah), atau sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri. Setiap empat dari lima gejala ini dapat mendukung diagnosis depresi, terutama ketika mereka mewakili perubahan yang nyata dari pola yang biasa anak. Orang tua tidak selalu mengenali "kecil" masalah seperti gangguan tidur, kehilangan nafsu makan, dan mudah tersinggung sebagai tanda-tanda depresi, tetapi anak-anak sendiri mampu menggambarkan bagaimana perasaan mereka.
Tidak memiliki teman adalah satu-satunya tanda dari depresi masa kanak-kanak. Gangguan ini juga ditandai dengan ketidakmampuan untuk bersenang-senang atau konsentrasi, dan dengan tidak adanya reaksi emosional yang normal. Anak-anak yang depresi sering merasa lelah, sangat aktif, atau tidak aktif. Mereka berjalan sangan jarang, menangis adalah cara terbaiknya, sulit berkonsentrasi, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, kehilangan nafsu makannya, terlihat tidak bahagia, mengeluhkan penyakit fisiknya, merasa sangat bersalah, menderita pemecahan kecemasan yang parah (seperti misalnya fobia untuk bersekolah), atau sering berpikir untuk kematian atau bunuh diri. Setiap empat dari lima gejala ini dapat mendukung diagnosa depresi, terutama ketika mereka menunjukan perubahan yang nyata dari pola yang biasanya anak-anak lakukan. Orangtua tidak selalu mengenali masalah “kecil” seperti gangguan tidur, kehilangan nafsu makan, dan mudah tersinggung sebagai tanda-tanda depresi, tetapi anak-anak sendiri mampu menggambarkan bagaimana perasaan mereka.
No one is sure of the exact cause of depression in children or adults. There is some evidence for a biochemical predisposition, which may be triggered by spesific experiences. Depression school –age-children are children likely to lack social and academic competence, but it is not clear whether incompetance causes depression or vice versa. The parents of depressed children are more likely to be depressed themselves, suggesting a possible genetic factor, a reflection of general stress in ill families, or the result of poor parenting practices by disturbed parents.
Tidak ada yang yakin penyebab pasti depresi pada anak-anak atau orang dewasa. Ada beberapa bukti untuk kecenderungan biokimia, yang dapat dipicu oleh pengalaman tertentu. sekolah depresi -Umur-anak adalah anak-anak cenderung kurang kompetensi sosial dan akademik, tetapi tidak jelas apakah ketidakmampuan menyebabkan depresi atau sebaliknya. Orang tua dari anak yang mengalami depresi lebih mungkin mengalami depresi sendiri, menunjukkan faktor yang mungkin genetik, merupakan cerminan dari stres umum dalam keluarga yang sakit, atau hasil dari praktik orangtua miskin oleh orang tua terganggu.
Tidak ada yang yakin akan penyebab pasti dari depresi pada anak-anak atau dewasa ini. Ada beberapa bukti untuk kecenderungan biokimia, yang dapat dipicu oleh pengaalaman tertentu. Depresi anak sekolah adalah anak-anak yang cenderung kurang bisa berkompetisi secara sosial dan akademik, tetapi tidak jelas apakah ketidakmampuan menyebabkan depresi atau sebaliknya. Orangtua dari anak yang mengalami depresi lebih mungkin mengalami deoresi pada diri mereka sendiri, kemungkinan disebabkan oleh faktor genetik, yaitu cerminan dari stres yang umum dalam keluarga, atau hasil dari perlakuan orangtua yang buruk oleh orangtua yang terganggu.

Sabtu, 06 Februari 2016

Tugas 3 Softskill

Pembelajaran Bhs. Inggris Berbantuan Komputer

Name  : Tania Simbar K
NPM    : 17612289
Class    : 4SA01

 
NPM   : 17612289
No. 2 type A
If baby geese is hatched in the absence of theirmother, they  will follow the first    
                        A                                           B                  C           D
moving object they see.
Answer: A (is)
-          Are
 
No.8 Type B
Mary had to balanced her account very carefullybecause she had only                     
             A                                  B                             C                       
little money.
            D
Answer: A (balanced)
-          Balance
 
No. 9 Type C
He isn’t driving  to the convention in March, and neither they are.
    A              B                                      C                        D
Answer: C (in March)
-          On March

Senin, 30 November 2015

Tugas 2 Softskill

Pembelajaran Bhs. Inggris Berbantuan Komputer

Name   : Tania Simbar K
Class    : 4SA01
NPM    : 17612289


He said that, you flow over it, and it looked like a beautiful swimming pool.

Tugas 1 Softskill

Pembelajaran Bhs. Inggris Berbantuan Komputer

Name  : Tania Simbar .k
Class   : 4SA01
NPM    : 17612289


"You fly over it, and it looks like a beautiful swiming pool," Dr. McKay said.

Senin, 20 April 2015

Jurnalistik - Telaah Novel Sastra

Telaah Novel "SAMAN" (Bab 4 & 5)
Karya: Ayu Utami

Analisis

SAMAN adalah novel yang terbit bersamaan dengan revormasi, oleh sastrawan muda Indonesia bernama Ayu Utami. SAMAN bercerita tentang zaman revormasi, oleh sebab itu penulis berani menggunakan gaya bahasa yang vulgar. Dalam setiap novel atau karya sastra pastilah memiliki unsur interinsik maupun eksterinsik.

a.    Tema
Tema dalam novel Saman karya Ayu Utami adalah  Persahabatan yang dilatar belakangi kisah tentang cinta, seks, Tuhan, agama, negara, ketidakadilan, spiritualitas, serta perjuangan akan nilai kemanusiaan.

Novel Saman mengisahkan empat orang sahabat yang terjalin sudah cukup lama, antara Yasmin seorang pengacara sukses, Laila seorang penulis dan fotografer, Shakuntala seorang penari yang sedang menempuh studi master di New York, dan Cok seorang pengusaha sukses. Namun tokoh utama dalam novel ini adalah Saman atau Wisanggeni, seorang Pastor yang beralih jadi aktivis Hak Asasi Manusia. Dari kisah 4 orang sahabat dan seorang Pastor ini telah mengalami banyak kejadian- kejadian berupa cinta, seks, negara, bahkan Tuhan dan lain lain.

b.    Latar
Latar dibagi menjadi tiga yaitu, latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Berikut penjelasan latar yang terdapat dalam novel Saman:
Latar Tempat
Latar tempat Novel  Saman Yang pertama adalah di New York, Laut Cina Selatan, Pulau Matak dan  di Prabumulih suatu tempat di Palembang di daerah perkebunan karet.

Latar Waktu
Latar waktu pada Novel Saman adalah dari tahun 1962 – 1996 saat-saat akhir dari Orde Baru. Tahun 1962 ketika Saman masih kecil sampai tahun 1996 ketika Laila menunggu kepastian dari orang yang dicintainya, yaitu Sihar.

Latar Suasana
Latar suasana pada keseluruhan cerita adalah kegelisahan dan masalah masalah kompleks  para tokohnya yang mempertentangkan hati nurani namun di tambah dengan suasana perkebunan yang mengalami masalah. Misalnya pada tokoh Saman yang mengalami banyak sekali kejadian yang membuat dirinya harus melawan emosinya atau gejolak hatinya sendiri. Kegelisahan juga dialami Laila yang mencintai seseorang yang sudah beristri dan antara menyayanginya dan menyayangi orangtuanya, hanya mencintainya atau melepas keperawanannya.

c.    Alur
Dalam novel Saman, penulis menggunakan Alur Campuran. Karena jelas sekali dalam novel Saman ini penulis membuat latar waktu yang berbolak balik. Pada awal cerita penulis mengawalinya dengan tahun 1996 ketika Laila sedang berada di New York untuk menunggu Sihar, kemudian penulis menceritakan awal mula pertemuan antara Laila dan Sihar pada tahun 1993 di sekitar Laut Cina Selatan. Namun alur cerita kembali lagi ke tahun 1996 di New York. Lalu penulis menceritakan surat Wisanggeni untuk ayahnya tahun 1990 dan yang terakhir penulis menceritakan New York 7 Mei 1994 yang mengisahkan tentang Saman dan Yasmin.

d.    Psikologi Pengarang
Psikologi pengarang maupun penerapan prinsip-prinsip psikologi dalam karyanya tampak dalam karya sastra Ayu Utami yang muncul pada tahun 1998, karena pada masa itu telah runtuh rezim orde baru yang tidak hanya membawa kebebasan untuk bersuara, berpendapat dan berekspresi, Namun juga turut mempengaruhi perkembangan sastra Indonesia. Ayu Utami adalah satu diantara sastrawan baru yang memulai karir dalam kesusastraan Indonesia, dengan karyanya Saman yang telah mengulas hal-hal tabu yang dulunya masih sangat tidak pantas dijadikan karya sastra. Dan Ayu Utami juga telah mempelopori kebebasan dalam mengekspresikan karya sastra. Hal ini disebabkan pandangan hidup seorang Ayu Utami yang bebas dan memiliki pikiran kritis dan ia juga seorang Katolik yang taat agama.

Kesimpulan

    Novel karya Ayu Utami sangat menggambarkan situasi pada zamanya di daerah perkebunan sehingga kita tahu masalah sosial yang terjadi pada masa itu, dan permasalahan individu tokoh- tokohnya yang banyak mengalami gejolak jiwa dapat menjadi pesan tersendiri bagi pembacanya dalam menjalani kehidupan. Yang mempertentangkan norma yang ada dalam masyarakat. Karena cerita ini membahas hal-hal tabu yang mungkin terkesan sangat vulgar, banyak kejadian atau peristiwa mengenai perilaku menyimpang yang seharusnya tidak dilakukan. Seperti adanya seks, perbuatan zina, penghianatan, dan sebagainya. Diharapkan dalam karya sastra Saman ini, para pembaca tidak meniru hal-hal yang berbau negatif dalam cerita ini. Sebaiknya kita hanya mengambil pembelajaran dalam kisah tersebut. Bahwa dalam setiap tindakan pastilah ada akibatnya, entah itu baik atau buruk hasilnya. Oleh sebab itu, buku ini mengajarkan kita untuk mampu berfikir sebenar-benarnya secara rasional, tidak hanya nafsu semata.

Sabtu, 11 April 2015

Jurnalistik - Telaah Novel Sastra

Telaah Novel “SAMAN” (Bab 3)
Karya: Ayu Utami

 

Latar Belakang
SAMAN adalah novel yang bercerita pada zaman orde baru, novel yang telah mendapat penghargaan Price Clause Award ini memiliki latar belakang sosial, ekonomi, dan politik. Salah satu bahasannya adalah sebagai berikut:

1.    Latar belakang sosial
Ketika Wis/Saman mendapat pekerjaan disebuah desa, yang tak lain adalah desa tempat tinggalnya ketika masih kecil. Dia memiliki hubungan yang baik dengan semua penduduk desa tersebut, meski sebelumnya dia dicurigai sebagai pastur yang hendak menyesatkan beberapa penduduk, Wis mampu membuktikan bahwa dia benar-benar hanya berniat membantu desa tersebut tanpa imbalan apapun dan tanpa alasan apapun. Disaat warga desa mendapat ancaman dari para kelas Borjuis, Wis ikut terlibat untuk membela warga. Mulai ancaman ringan hingga pembakaran rumah warga, Wis dan para warga bekerjasama untuk mengalahkan para kelas Borjuis tersebut.

2.    Latar belakang Ekonomi
Dari awal para penduduk desa telah berhutang pada suatu perusahaan kelas Borjuis, bagaimana tidak mereka ingin menggususr desa, tentu karena warga desa yang tak mampu membayar. Desa tersebut pun bisa terlihat sangat miskin, bisa dilihat dari listrik yang belum masuk desa mereka. Padahal jarak desa ke Prabumulih yang menjadi kota minyak hanya tujuh kilometer.

3.    Latar belakang Politik
Semua masalah yang diterima oleh para warga adalah karena perebutan hak kekuasaan tanah desa tersebut. Akhirnya para pemberi hutang itu memonopoli lahan tersebut. Wis dan para warga harus menghadapi para petinggi, supaya bisa mempertahankan lahan mereka. Seperti Gubernur yang seharusnya membela hak-hak para buruh lahan tersebut, justru malah mereka dikorbankan demi kepentingan penggarapan lahan baru dan beberapa orang (pemilik modal), ditambah lagi para petinggi itu bekerjasama dengan petugas dan aparat untuk menekan para warga.

Senin, 06 April 2015

Softskill - Perencanaan Laporan Bisnis

Pengertian
Laporan bisnis adalah suatu laporan yang memiliki sifat netral, tidak memihak, memiliki tujuan yang jelas dan berisi rencana penyajian fakta kepada seseorang atau lebih untuk tujuan bisnis tertentu.
Menurut Herta A. Murphy Laporan Bisnis adalah suatu laporan yang memiliki sifat netral, tidak memihak, memiliki tujuan yang jelas, dan berisi rencana penyajian fakta kepada seorang atau lebih untuk tujuan bisnis tertentu.

Menurut Himstreet Laporan Bisnis adalah suatu pesan-pesan objektif yang disusun secara teratur dan digunakan untuk menyampaikan informasi dari suatu bagian organisasional atau dari satu institusi atau lembaga kelembaga yang lain guna membantu pengambilan keputusan atau pemecahan masalah.

Laporan Bisnis dapat digolongkan menjadi:
1.    Menurut fungsinya.
- Laporan informasional adalah laporan yang member informasi, menyajikan fakta-fakta tanpa melakukan analisis, tanpa  kesimpulan, dan tanpa memberikan rekomendasi.
- Laporan Analisis adalah laporan yang menyajikan fakta, menganalisis dan menginterprestasikan, kemudian menyimpulkan dan memberi rekomendasi.
- Contoh : laporan kemajuan pekerjaan, Rekomendasi dan proposal.

2. Menurut subyeknya
-  Suatu laporan dapat dibedakan menurut  departemen mana suatu laporan itu diperoleh.
-  Contoh :Laporan Akuntansi, Personalia, Produksi dan sebagainya.

3. Menurut Formalitasnya.
-  Laporan dapat dibedakan atas dasar apakah bersifat formal atau nonformal. Menurut Frekuensinya. Suatu laporan dapat dibedakan atas dasar apakah secara berkala atau khusus.
- Laporan menurut keasliannya, terdiri dari: laporan otoritas, laporan sukarela, laporan swasta, dan laporan public.

4. Menurut keasliannya
-          Laporan Otoritas : laporan yang dibuat atas dasar permintaan atau kuasa dari orang lain.
-          Laporan sukarela : inisiatif dari pembuat laporan itu sendiri.
-          Laporan swasta : laporan yang dibuat oleh organisasi atau perusahaan swasta.
-          Laporan public : disusun oleh lembaga pemerintah atau lembaga yang dibiayai Negara.

5. Menurut frekuensinya
-    Terdiri dari laporan berkala yaitu laporan yang disusun harian, mingguan, bulanan, semesteran, tahunan.contoh: laporan penjualan
-      Laporan Khusus : laporan atas kejadian yang unik(khusus) seperti laporan mengenai krisis dalam perusahaan.

6. Menurut jenisnya
-          Suatu laporan dipengaruhi oleh formalitas dan panjangnya laporan. Laporan infomal meliputi laporan memorandum, laporan surat, dan laporan cetak. laporan formal sering disebut dengan laporan panjang.
-          Laporan surat merupakan suatu laporan yang menggunakan format surat dengan kepala surat. Laporan dalam bentuk cetakan mempunyai judul yang sudah tercetak, instruksi, baris-baris kosong. Laporan formal biasanya lebih panjang daripada laporan informal.

7. Menurut Kegiatan Projek   
    Dalam melakukan suatu proyek, terdapat tiga jenis laporan,yaitu laporanpendahuluan, laporan perkembangan, dan laporan akhir.

8. Menurut pelaksanaan Pertemuan
-     Agenda : suatu dokumen yang ditulis sebelum pertemuan berlangsung, dan biasanya terdiri atas jadwal pelaksanaan dan topic yang akan dibahas dalam pertemuan sehingga akan membantu peserta dalam persiapan.
-      Resolusi merupakan laporan singkat secara formal berisi hasil consensus suatu pertemuan.
-    Notulen adalah laporan resmi dalam suatu pertemuan yang telah berlangsung yang mencakup semua hal yang terjadi dalam suatu pertemuan. Mencakup pembahasan yang lebih luas dan berisi hasil pertemuan atau konferensi penting.

C.  Bagian pokok Laporan Bisnis
1.      Pendahuluan
Dalam hal pendahuluan dapat dipertimbangkan beberapa hal seperti:
a.    Pemberi kuasa : individu atau organisasi yang meminta laporan
b.    Layout atau presentasi : informasi kepada pembaca tentang apa saja yang akan di bahas.
c.    Masalah : diformulasikan awal pada pendahuluan sebelum maksud dan tujuan laporan bisnis disampaikan.
d.    Maksud : point terpenting dalam pelaporan bisnis
e.    Ruang lingkup : berhubungan dengan luas cakupan atau batas bahasan
f.    Metodologi : metode pengumpulan informasi
g.    Sumber-sumber; sumber dalam pelaporan bisnis baik lisan maupun tertulis.
h.    Latar belakang : jika pembaca dianggap perlu mengetahui latar belakang maka,wajib disampaikan.
i.    Definisi istilah : menjelaskan beberapa istilah yang perlu dijelaskan
j.    Keterbatasan : dalam dana , waktu dan sumber  yang tersedia
k.    Rekomendasi
Untuk laporan singkat beberapa unsur tersebut dapat digabung menjadi satu atau dua paragraf dengan atau tanpa judul pendahuluan tapi biasanya bagian “pendahuluan ini dibuat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari perusahaan tersebut”.

2. Teks/isi
Bagian terpanjang dari suatu laporan bisnis sehingga maksud dari laporan bisnis dapat dimengerti.

3. Penutup
Bagian penutup berfungsi untuk merangkum laporan secara menyeluruh, mengambil kesimpulan, atau memberi rekomendasi.

a.    Rangkuman
Berisi ringkasan pembahasan secara menyeluruh.kadang kala hanya berisi point-poin yang penting, kekuatan dan kelemahan atau manfaat dan kerugian.
b.    Kesimpulan
Berisi evaluasi secara ringkas fakta – fakta yang dibahas tanpa memasukkan pendapat pribadi kita sebagai penulis
c.    Rekomendasi
Menyarankan suatu program tindakan yang didasarkan pada kesimpulan yang dibuat.
d.    Rencana Tindakan
Merupakan pernyataan terakhir yang mencakup waktu  pelaksanaan program, anggaran yang diperlukan dan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap program yang dilaksanakan.

Pengorganisasian Isi Laporan Bisnis 
Ada 2 cara yang dapat digunakan untuk menyusun isi laporan bisnis yaitu cara deduksi (langsung) dan cara induksi (tak langsung).
1.    Cara Deduksi
Menyampaikan ide pokok dan rekomendasi terlebih dahulu,setelah itu baru dijelaskan hal – hal yang rinci.Digunakan pada kriteria pembaca:
a.    Esekutif yang sibuk,ingin berita segera,
b.    Ingin mengetahui berita baik atau informasi netral,
c.    Ingin menganalisa data dengan baik ketika analisa laporan berada diawal.

2.    Cara induksi
Menjelaskan fakta – fakta yang ada terlebih dahulu,kemudian memberikan ide pokok, kesimpulan dan rekomendasi. Digunakan pada kriteria pembaca:
a.    Ingin mengetahui penjelasan secara rinci terlebih dahulu,
b.    Ingin mengetahui kesimpulan yang kurang menyenangkan,
c.    Perlu membaca laporan secara keseluruhan bukan awalnya saja.


Penulisan Laporan Singkat

A. KARAKTERISTIK LAPORAN SINGKAT

Kebanyakan laporan singkat (short/brief report) hanya mencakup materi pendukung yang relative sedikit bagi pencapaian komunikasi yang efektif. Laporan singkat itu sendiri dapat berbentuk memo ataupun surat yang terdiri atas satu atau dua halaman.
Laporan singkat mencakup beberapa elemen penting dalam suatu laporan formal, antara lain :
1.    Gaya penulisan pribadi yang menggunakan gaya penulisan orang pertama atau kedua.
2.    Grafik untuk lebih menekankan tulisan.
3.    Judul dan sub-subjudul dalam tubuh laporan.
4.    Format memo atau surat.

B. MEMBUAT LAPORAN BISNIS YANG BAIK

1. Akurat
Hal pertama yang perlu diperhatikan oleh seorang penulis laporan bisnis adalah bagaimana mengatakan suatu kebenaran. Beberapa hal berikut ini akan membantu mengatasi kemungkinan terjadinya distorsi :
a. Jelaskan fakta atau peristiwa yang terjadi secara konkret.
b. Laporkan semua fakta yang relevan.
c. Tempatkan fakta yang ada dalam suatu perspektif.
d. Berikan bukti-bukti terhadap kesimpulan yang Anda buat.
e. Sajikan hanya bukti yang valid dan mendukung kesimpulan Anda.
f. Jaga bias pribadi Anda dalam suatu laporan.

2. Keputusan yang Baik
Laporan bisnis yang dibuat tidak hanya digunakan pihak intern saja, tetapi juga pihak ekstern organisasi. Pembaca akan merasa senang membaca suatu laporan yang mencakup lima hal berikut :
a. Adanya ide pokok pada permulaan suatu laporan.
b. Melihat fakta-fakta yang tersedia.
c. Menerima uraian atau cerita secara menyeluruh.
d. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
e. Mempelajari sesuatu yang dapat membuat pekerjaan atau tugas-tugas mereka menjadi lebih mudah.

3. Format, Gaya, dan Organisasi yang Responsif
Sebelum menulis, Anda harus memutuskan apakah akan menggunakan format surat, memo, atau manuskrip; apakah menggunakan gaya formal atau informal. Dalam hal ini, ajukan diri Anda sendiri pertanyaan berikut.
a. Siapa yang berinisiatif yang membuat laporan?
b. Apakah subyek yang akan dimasukan ke dalam laporan?
c. Kapan suatu laporan dibuat?
d. Ke mana laporan akan dikirim?
e. Mengapa suatu laporan dibuat?
f. Bagaimana sikap pembaca?

Softskill - Pengorganisasian dan Revisi Pesan-Pesan Bisnis

PENTINGNYA PENGORGANISASIAN YANG BAIK
Pengorganisasian yang balk:
a.    Subjek dan tujuan harus jelas.
b.    Semua informasi harus berhubungan dengan subjek dan tujuan.
c.    Ide-ide harus dikelompokkan dan disajikan  dengan cara yang logis

Apa sebenarnya manfaat pengorganisasian yang baik?
1.    Membantu audience memahami suatu pesan
2.    Membantu audience menerima suatu pesan

Menghemat waktu :
Apabila pesan tidak terorganisir dengan baik. Penyampaiannya akan menghabiskan waktu audence

Mempermudah pekerjaan komunikator:
Pengorganisasian pesan-pesan yang baik dapat membantu pekerjaan komunikator, sehingga dapat selesal lebih cepat dan hemat waktu.

PENGORGANISASIAN PESAN-PESAN MELALUI OUTLINE

1.    PENDEFINISIAN DAN PENGGOLONGAN IDE-IDE

Mulai dengan ide pokok, ada 2 hal :

- Hal-hal apa yang dinginkan agar dilakukan atau dipikirkan oleh audience

- Alasan mendasar, mengapa mereka harus melakukan atau memikirkannya

2.    Nyatakan poin-poin pendukung yang penting  sebagai  pendukung ide pokok

3.    llustrasi dengan bukti-bukti  semakin banyak bukti-bukti yang dapat disajikan, semakin banyak outline yang dibuat.

Cara menentukan urutan dengan rencana organisasional
-    Pendekatan langsung (direct approach) : disebut juga dengan istilah
pendekatan deduktif, dimana ide pokok muncul paling awal, kemlidian diikuti bukti-bukti pendukungnya
-    Pendekatan tak langsung (dlrect approach) juga disebut dengan pendekatan induktif

PEMILIHAN KATA YANG TEPAT

Dalam penyampalan pesan bisnis, peranan kata penting artinya:
1.    Pilihlah kata yang sudah dikenal/familiar
2.    Gunakan kata-kata yang sudah dikenal.  Kata-kata yang umum, lazim digunakan.   Pilihlah kata-kata yang singkat dan hindari kata-kata yang bermakna ganda.

PEMILIHAN KALIMAT EFEKTIF
1.    Pilihlah kata-kata yang sudah dikenal/familiar
2.    Pilihlah kata-kata yang singkat
3.    Hindari kata-kata yang bermakna ganda